Terjebak Nostalgia di Kota Penuh Cinta (Part 1)

by - Juni 12, 2017

Ku takkan  pernah merasa
Rasakan cinta yang kau beri
Ku terjebak di ruang nostalgia
Semua yang ku rasa kini
Tak berubah sejak dia pergi
Maafkanlah ku hanya ingin sendiri ku disini


Lirik lagu Raissa jadi backsong syahdu tiba-tiba jadi mendadak mellow gitu. Enak ga enak sih kerja shifting. Di saat yang lain libur kita masuk, di saat yang lain masuk kita libur. Dan di saat ketemu libur yang tepat terpikir kabur sebentar ke Bandung sekaligus nostalgia tipis-tipis. Bandung? Hmmmm kota impian kota kenangan. Karena lokasinya juga ga jauh dari Jakarta, biaya hidup masih tergolong murah disana, yang pasti one stop entertaintment city dan bisa dijangkau dengan travel, bus atau kereta yang always available. FYI, kali ini aku ngejulit ke Bandung menggunakan kereta Argo Parahyangan dari Gambir dan berhenti di Stasiun Bandung. Thanks to @IDTravel yang selalu jadi andalan aku beli tiket pesawat atau tiket kereta yang selalu last minute dengan harga miring. Thanks juga buat partner julitku @rahmahsabrina yang sudah rela di rusuhi kamar kostnya, jadi photographer ala-ala aku, dan jadi tour guide ala-ala anak gaul Bandung yang hits kekinian, jadi neng ojek geulis juga. So ikutin kejulitan hits kita yuk di Bandung.


1. Brunch di Eatboss Cafe
Awali harimu dengan sarapan di kala sudah siang alias brunch di cafe rekomendasi ina yaitu Eatboss Cafe. Kalau kalian perjalanan dari arah Jakarta dan sekitarnya pasti keluar di Exit Tol Pasteur nah ambil lurus aja arah Dago. Nanti pas perempatan taman D.A.G.O (yang sedang renovasi) belok kiri gengs. Cafe nya itu di depan Kartika Sari Dago jadi kalian harus putar balik dulu ya di depan RS Borromeus. Atau bisa search di Maps dan Waze. Balik lagi ke Eatboss Cafe ternyata cafe nya emang hits banget dan dipenuhi anak gaul Bandung. Waktu cek menu ebuset harganya murah dan waktu orderan kita datang ternyata porsinya besar. (eatboss juga ada cabang di Bogor gengs, baca artikel julitku ke Bogor yaa buat review lengkapnya).


Eatboss Cafe
Instagram @eatboss
Original Beef Burger IDR 29K
Alamat Jl. Ir. H. Juanda No. 72 Dago, Bandung.

2. Ayunan fenomenal di the Lodge Maribaya
Kalau ditanya “tante, wisata yang lagi hits di Bandung apa ya?” pasti aku bakal jawab “The Lodge Maribaya”. That’s why setelah brunch, kita otw ke The Lodge Maribaya. Nah dari Eatboss Dago ini kalian putar balik lagi gengs ke arah Dago Atas. Terus lurus aja arah Terminal Dago, kalau sudah di Terminal Dago akan ketemu simpang jalan ke bawah dan lurus. Nah itu lurus aja, ga jauh dari situ ketemu simpang jalan kedua, nah kali ini pilih jalan ke bawah, jangan yang lurus (kalau lurus arah Tebing Keraton). Atau bisa juga pakai Waze dan Maps. Dan sepanjang menuju The Lodge Maribaya akan disuguhi jalan menanjak dan berkelok ditemani pemandangan hijau pohon di kanan kiri. Tarik napas dalam-dalam dan rasakan kesejukan udara Bandung dan manjakan mata dari kemacetan Jakarta. Just relax.




The Lodge Maribaya sendiri berada di dalam Kawasan Taman Hutan Raya Juanda. Sayangnya jalan di sekitar Tahura rusak gengs jadi keep safety riding ya gengs. Setelah 1.5 jam perjalanan akhirnya sampailah kita di The Lodge Maribaya. Aku kira tempatnya besar ternyata kecil gengs, ga sesuai ekspektasi. Yang jadi idola disini adalah foto di ayunan fenomenal dengan background hutan pinus. Fotonya ga sampai 5 menit ngantrinya di sabar-sabarin aja yaa gengs. Aku juga foto di spot lain konsep fotonya seperti Kalibiru di Jogja tapi background hutan pinus. Disini ada photographer nya geng, jadi kalau foto jepretan kalian ngerasa kurang kece gitu buat di upload di media social, kalian bisa minta dikirim file nya via Bluetooth atau Share It dan dikenakan charge sebesar IDR 10K/ foto yang kalian pilih. So far The Lodge Maribaya worth it buat wisata julit kekinian gengs.




The Lodge Maribaya
Instagram @thelodgemaribaya
HTM : IDR 15K/ orang
Sky Tree : IDR 15k
Mountain Swing : IDR 20K
Alamat Jl. Maribaya No. 149/252 Lembang, Bandung.

3. Menikmati sunyi di Lawangwangi
Karena sudah sore akhirnya kita menyudahi keliling The Lodge Maribaya, kita lanjutkan ke cafe sekaligus gallery seni, Lawangwangi Creative Space. Sebenarnya sudah lama waktu dulu masih tinggal di Bandung pengen ke Lawangwangi sama pacar yang sekarang jadi mantan. Ahelah mantan, tapi belum kewujud jadi ya sudahlah. Berhubung Lawangwangi lokasinya satu jalur dengan The Lodge Maribaya, bisa mampir sebentar sejalan arah pulang juga. Akhirnya setelah sekian lama bisa kesini juga.



Lawangwangi terdiri dari 2 lantai, lantai 1 untuk gallery seni dan lantai 2 untuk cafe. Karena aku ga mengerti tentang seni jadi aku hanya bisa bilang ‘kece’. Untuk cafe nya ga kecewa deh worth it pokoknya. Ditemani gerimis syahdu mendayu-dayu, membuat suasana Lawangwangi bikin kita ga bisa move on. Cafe nya sunyi sepi cozy dan kita ga beli makan gengs Cuma beli minum aja sama numpang foto sambil wifi an hehehe. Dan kalian harus foto di jembatan fenomenal Lawangwangi (aku gagal foto gara-gara hujan) yang merupakan ciri khas Lawangwangi.




Lawangwangi Creative Space
Instagram @lawangwangicreativespace
Alamat Jl. Dago Giri No. 99A Lemabng Bandung

4. Mohon bersabar ini ujian
Puas berleyeh-leyeh manja di Lawangwangi kita mau shopping cantik. Ga ke Bandung kan namanya kalau ga shopping? Tapi sabar banget deh kalau ngelihat baju-baju lucu dan ujian juga buat aku karena apalah daya atm ini isinya sudah menipis terkuras drastis. Huft gapapa window shopping aja ok gengs. Kalau aku suka banget belanja di Champelas Walk (Ciwalk) sama Bandung Indah Plaza (BIP). Dan kebetulan Bapak Ridwan Kamil selaku walikota Bandung saat ini baru saja meresmikan Skywalk Cihampelas dimana dulunya Cihampelas macet parah di kanan kiri namun sekarang sudah tidak lagi karena PKL dipindahkan lapaknya di jembatan tersebut. Terus aku juga suka belanja di BIP karena brand local clothing line disana banyak pilihannya dan harganya terjangkau. Jadi tahan mata untuk tidak tergoda baju-baju lucu dan tahan atm untuk tidak digesek ya gengs. Atau mungkin kalian bisa ke tempat shopping pilihan kalian yang lain.



5. Don’t worry be Happy at Donwoori Suki
Wisata ngehits sudah, cafe hits sudah, shopping hits juga sudah, sekarang isi perut dan harus makan nasi. Waktunya ke Resto Korea yang lagi happening di Bandung yaitu Donwoori Suki. Ituloh yang ayam goreng tepung dililit mozarella cheese yang melted. Enak gengs, serius, apalagi di Donwoori kita bisa piih saos sendiri. Isinya 6 pieces ayam, tapi kalau makan yang model begini paling enak sharing gengs, soalnya kalau 1 porsi untuk seorang mubazir kalau ga habis makanannya. Karena sesuatu yang berlebihan itu ga baik gengs (read: enek). Kalau untuk harganya menurutku middle budget yaa, karena aku pernah cobain yang chicken cheese kaya gini dengan harga diatas Donwoori, pernah juga yang harganya di bawah Donwoori (review menyusul). Untuk rasa sesuai lah sama harga, untuk cafe nya sendiri design mya lebih ke pop art Korean Wave dan suasana koreanya kerasa banget karena diputar video clip girlband and boyband korea. Must try gengs.




Donwoori Suki
Instagram @donwoorisuki
Cheese Chicken +/- IDR 60K
Alamat Jl. Lombok No. 53 Bandung

Jadi sebenarnya kalau kalian ingin One Day Trip Bandung rute ini bisa dijadikan salah satu referensi kalian karena semua satu arah dari berangkat sampai pulang gengs. Mulai dari makan di Eatboss Dago >> The Lodge Maribaya >> Lawangwangi >> Tempat Shopping >> Donwoori Suki terus pulang deh dengan memory handphone full foto kece. Sedikit tips juga mungkin bagi kalian yang bolak balik travelling ke Bandung bakal menghiraukan hal-hal sepele semisal makan. Tapi pernah ga sih terpikir kalau kalian lagi touring sampai ke daerah maribaya yang tempatnya dingin terus keujanan jadi makin dingin dengan posisi perut kosong? Bisa-bisa masuk angin gengs. Jadi jangan sepelekan makan yaa. Kalau kita sakit kan jadinya ga menikmati jalan-jalan. Safety riding juga ya gengs, pakai jaket yang agak tebel, masker, helm standard dan cek motornya layak jalan ga kalau buat nanjak, ada STNK dan SIM juga ya, bensin juga harus full tank karena sepanjang jalan dari Dago Atas ke Maribaya ga ada pom bensin. Karena jalan-jalan bukan masalah tempat yang didatangi harus hits fenomenal dan kekinian gengs. Tapi bagaimana caranya agar tempat yang kita kunjungi tersebut bsia jadi hits dan booming agar orang-orang tahu di Bandung wisatanya ga cuma itu-itu aja. Just like I said before “Bandung is One Stop Entertaintment City”


See you next julit gengs.

You May Also Like

0 komentar