8 Tips Traveling Bareng Sahabat, Penuh Drama Tapi Tetap Manja

by - September 29, 2017

"Don’t walk behind me; I may not lead. Don’t walk in front of me; I may not follow. Just walk beside me and be my friend." — Albert Camus

Lelah dengan rutinitas kerja atau sekedar rindu dengan alam, mungkin kamu kurang piknik. Pack your backpack and lets travel. Kalau kamu sudah sering solo traveling, kenapa ga coba hal lain, misal traveling bareng sahabat. Selain menambah jam terbang pengalaman dalam dunia per-traveling-an, kamu juga bisa menambah cerita persahabatan kalian. Sudah atur jadwal cuti untuk traveling bareng sahabat? Hmmm waktunya eksekusi nih. Eitsss sebelum terjadi adegan drama diceburin ke laut karena sebel sama tingkah sahabat kita, coba make sure dulu 8 tips traveling bareng sahabat ala tante julit agar tidak geger dunia perjulitan ini.

1. Tentukan tujuan agar sejalan dan sepemikiran


"Aku ingin kesini, tapi dia ingin kesitu, gitu aja terus sampe lebaran kuda".
Nah biar ga drama sebelum berangkat travelingnya, kamu dan sahabat harus deal "mau kemana kita?" biar sama - sama enak, sesuaikan dengan budget traveling kalian, tempat wisata mana saja yang mau di kunjungi, dll. Saran aja, jangan muluk - muluk dulu mau traveling bareng sahabat ke luar negeri. Coba traveling dulu di Indonesia, ga kalah hits kok sama luar negeri. Kalau traveling bareng sahabat di Indonesia aja berhasil, then go ahead barengan ke luar negerinya. 

2. Write down our bucket list, why not?


List semua tempat yang kamu dan sahabatmu ingin kunjungi. Boleh list sebanyak mungkin, tapi kalian juga harus maklum apabila tidak semua tempat wisata yang di dalam list tersebut bisa di kunjungi. Bisa jadi karena lokasi wisata tersebut terlalu jauh dari tempat kalian menginap atau kurang touristic. Berikan pengertian kepada sahabatmu dan diskusikan untuk cadangan wisata lain yang ingin dikunjungi.

3. Terapkan keuangan 1 pintu


Setelah tujuan dan tempat mana yang akan dikunjungi, budgeting adalah puncaknya. Terapkan keuangan 1 pintu. Pilih antara kamu atau sahabatmu mengelola keuangan agar tidak over budget. Buat rincian pengeluaran per hari sewaktu traveling. Kamu dan sahabat harus punya rekapan pengeluaran tersebut agar nantinya tiada julit diantara kalian.

4. Mind your belongings


Please, kalian mau liburan, bukan mau berantem. Sebelum itu terjadi, pastikan bawa baju, alat make up, alat mandi dan segala tetek bengeknya seperlunya saja dalam 1 tas. Sudah dewasa, harus bisa bertanggung jawab menjaga barang bawaan masing - masing. Pastikan peralatan elektronik seperti gadget, kamera, powerbank, dompet juga tersimpan aman di dalam tas kecil. Apalagi kalau travelingnya mengelilingi suatu daerah menggunakan motor alias touring, kenyamanan di atas motor yang paling utama. Jangan sampai travelingnya unmood gara - gara kelebihan muatan barang. Saling mengingat apa yang perlu dan tidak perlu dibawa saat traveling bareng sahabat kan lebih enak.

5. Gue traveler narsis, dia traveler eksis.


Sama - sama berakhiran -is tapi beda makna. Hmmm. Tipe traveler manakah dirimu? Kalau aku tipe traveler yang minimal ada 100 jepretan foto ketika aku lagi traveling, tentu aku harus memperkirakan berapa lama aku akan traveling. Semisal aku traveling 3 hari at least 100 foto lah. Semisal traveling 1 minggu at least 1000 foto, waow banget yaa narsisnya. Nah tapi sahabatku ini tipe traveler eksis. Ketika dia sampai di tempat tujuan, dia akan mengabadikan momen dengan foto seadanya kemudian menikmati pemandangan indah yang di suguhkan Tuhan. Cara aku dan sahabatku liburan itu berbeda drastis, jadi buat kalian yang mau liburan bareng sahabat harus saling toleransi dan jaga privasi yaaa.

6. Attitude Is A Must

Perhatikan nada bicaramu. Jangan mengeluh. Gunakan tutur kata yang baik. Selalu gunakan 3 magic words; tolong, maaf, dan terima kasih. Kalian sedang traveling di daerah orang, beda daerah beda budayanya. Saling mengingatkan dan saling instropeksi itu wajib hukumnya. Kamu dan sahabatmu ga mau terjadi miss komunikasi kan karena nada bicara terlalu sewot??

7. Dont worry stay wary

Jangan khawatirkan hal yang tidak perlu di khawatirkan. Berdoa kepada Tuhan agar diberikan keselamatan dari awal sampai akhir ketika traveling. Safety riding dan selalu berhati-hati dalam berkendara. Tapi tetap harus waspada, and stay up to date dengan daerah yang dikunjungi. Jangan sampai berantem ketika traveling justru membuat kalian tidak berteman sewaktu kembali pulang.

8. Kalau perjulitan itu terlanjur pecah gimana?


Kesempatan tidak datang 2x. Manfaatkan momen traveling bareng sahabat untuk lebih saling mengenal karakter masing-masing. Emosi pasti memuncak ketika badan sudah lelah setelah seharian jalan-jalan apalagi kalau budget traveling sudah mulai menipis. Saatnya untuk mengalah dan mengenyampingkan ego masing-masing dan nikmati semua momen yang ada. Menyendiri untuk sementara tidak ada salahnya. Jangan sampai berantem ketika traveling justru membuat kalian tidak berteman sewaktu kembali pulang.

Setiap perjalanan pasti punya cerita. Beda pendapat pasti ada dan akan nyata ketika hari traveling itu tiba. Bukan berarti drama ngambek atau gontok-gontokan bareng sahabat ga bisa tetap manja di depan kamera. Jadikan pengalaman traveling bareng sahabatmu ini pelajaran agar lebih baik untuk perjalanan berikutnya. Sekarang saatnya bilang ke sahabatmu, "jadi, kapan kita kemana lagi?"


You May Also Like

0 komentar