Senin, 26 Oktober 2020

Show Up Your Skin Tone Up, Karena Cantik itu Tidak Harus Putih


Aku,

Aku terlahir memiliki kulit sawo matang hitam manis khas orang Jawa

Aku pun pernah mendapat bully-an bahwa aku hitam, gendut, dekil dan jelek 

Sehingga semasa kecil aku selalu terobsesi untuk menjadi PUTIH agar disebut mereka CANTIK

Seiring berjalannya waktu 

Aku mengenal bagaimana merawat kulitku agar terlihat glow up

Aku pun bisa memoles make up

Semenjak itu aku mulai mencintai diriku sendiri

Pernah juga aku tersipu ketika teman pria buleku memuji keeksotisan kulitku

Meskipun ujung-ujungnya aku berjodoh dengan lelaki Sunda sih hehehe

Dengan hitam manis eksotisnya kulitku

Kini aku tak ingin menjadi CANTIK sesuai standart mereka

Tapi CANTIK sesuai dengan diriku


Coco Chanel said

"Beauty begins the moment you decided to be yourself"


CANTIK itu C-A-N-T-I-K  bukan P-U-T-I-H

Miss Universe 2019, Zozibini Tunzi pernah berkata 

"I grew up in a world where a woman who looks like me, with my kind of skin and my kind of hair, were never considered to be beautiful. And I think that it is time, that it stops today"

Kenapa cantik harus di kotak-kotakkan?? Kenapa setiap negara punya 'beauty standard' dan stigma cantik orang Indonesia itu "KULIT PUTIH = CANTIK"??? padahal sebenarnya mayoritas dari kulit kita adalah sawo matang??? Sehingga kita berlomba-lomba untuk menjadikan kulit kita PUTIH Instan. padahal sebenarnya mayoritas dari kulit kita adalah sawo matang!!!

hey CANTIK itu C-A-N-T-I-K  bukan P-U-T-I-H. Indonesia itu negara dengan iklim yang tropis dimana yang di bagian barat memiliki warna yang lebih cerah sedangkan di bagian Timur dengan warna kulit lebih gelap. Please be more open minded sister and brader onlineku. Beauty is not just physically appearance. Bagi yang punya kemampuan ekonomi lebih mereka mampu membeli skincare dan make up dengan harga sultan. 1 harga toner atau serum bisa buat makan 1 bulan. Tapi bagi yang ekonominya menengah ke bawah??? Tak jarang mereka "mau" membeli kosmetik bermerkuri dengan harga yang murah, hasilnya seperti sulap bimsalabim langsung cling, agar kulitnya putih instan glowing, padahal sebenarnya mereka sadar bahwa itu bisa berefek jangka panjang

CIRI - CIRI KOSMETIK BERMERKURI

Teman sekosan aku dulu bangga waktu kulitnya seketika putih cling dan dia pamer menggunakan produk kosmetik "T*M*L*W*K" ituloh yang warna kemasan produknya ijo kuning. Produknya memang terkenal mengandung merkuri dan herannya masi beredar di pasaran dan LAKU!!! Kita juga bisa kok menganalisis produk kosmetik tersebut menggunakan merkuri atau tidak dan ciri-cirinya pun kasat mata. Dan ini yang harus lebih di edukasi ke masyarakat agar kedepannya bisa lebih aware dengan produk yang dijual bebas di pasaran

1. Umumnya kosmetik bermerkuri itu memiliki bau yang keras dan menyengat. Tekstur krimnya berwarna putih-kuning (memang tidak semuanya bermerkuri tapi kita patut waspada dan mencurigai). Warna krimnya mengkilat (krim yang aman warnanya cenderung putih dop dan tidak mengkilat)

2. Dapat membuat wajah seketika menjadi putih instan seperti ketika roro jonggrang minta dibikinin candi!!! Rata- rata membutuhkan waktu kurang dari 1 bulan lahluuuu kulit kamu putih cling. Semakin tinggi kadar merkuri yang terkandung dalam produk tersebut, maka semakin cepat putih pula kulitnya.

3. Setelah pemakaian beberapa lama, kulit putih tersebut akan menjadi sensitif, kalau terkena sengatan matahari warna kulit menjadi kemerahan seperti udang rebus.

4. Dari segi kemasan produk itu "POLOS" maksudnya adalah tidak ada keterangan ingredients-nya, masa kadaluarsanya, tidak terdaftar di BPOM.

STOP MENGGUNAKAN KOSMETIK BERMERKURI

Sister, kalau kamu merasa sedang dan atau ada niatan akan membeli kosmetik yang memiliki 4 ciri tersebut, aku sarankan untuk STOP!!! STOP MENGGUNAKAN KOSMETIK BERMERKURI SEKARANG JUGA!!!

Penggunaan kosmetik bermerkuri tersebut berefek jangka panjang, bukan hanya merusak kulit! Bahaya kosmetik bermerkuri juga dapat berdampak pada kesehatan dan memicu berbagai penyakit diantaranya:

1. Penyakit kanker dan kulit

2. Gangguan janin (apabila kosmetik tersebut digunakan saat sedang hamil)

3. Gangguan saraf

4. Gangguan ginjal yang kronis

5. Emboli paru (penyumbatan pembuluh darah paru)

WEBINAR COSME TALK - STOP KOSMETIK BERMERKURI

Agar lebih mengedukasi masyarakat melalui webinar Cosme Talk - Stop Kosmetik Bermerkuri, Badan POM memberikan webinar dengan judul "Akhiri Obsesi Putih dalam Sekejap, Bangga dengan warna kulitmu!" Webinar ini diselenggarakan pada Hari Jumat, 23 Oktober 2022. Acara webinar #Cosmetalk2 ini diisi oleh beberapa pemateri yaitu :


1. Dr. Penny K. Lukito, MCP (Kepala Badana Pengawas Obat dan Makanan)

2. Dra. Reri Indriani, Apt,.M.Si (Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik)

3. Analisa Widyaningrum (Psikolog/ Influencer)

4. dr. Listya Paramita Sp.KK (Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin)

5. Asmara Abigail (Public Figure/ Actress)

6. Rayi RAN (Public Figure/ Penyanyi)

Selama webinar berlangsung, pemateri memberikan pemaparan yang cukup menarik untuk dibahas dan kurang lebih aku rangkum yaa

Rayi RAN ~ 

Cantik itu luar dalam. Bukan hanya melulu tentang cantik fisik. Cantik itu juga memliki intelligent, diajak ngobrol nyambung,punya pengetahuan yang luas. Kecantikan itu bagaimana dia membawa dirinya (atittude) fokus ke inner beauty-nya


 Asmara Abigail ~ 

Karena Asmara Abigail pernah study di Italia, mengatakan bahwa di Italia senang dengan kulit tan. Mereka sangat menghargai keberagaman warna kulit, justru orang yang berkulit tan dianggap mempunyai kemampuan ekonomi yang lebih baik karena bisa pergi berlibur untuk berjemur. Asmara Abigail pun sangat bangga dengan warna kulit yang dia miliki

Dr. Penny K. Lukito, MCP (Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan) ~

Masih banyaknya ditemukan kosmetik bermerkuri karena adanya demand (permintaan) dari masyarakat yang menginginkan kulit wajah putih instan, dan supply dari pelaku usaha kosmetik nakal yang menggunakan merkuri sebagai bahan baku kosmetiknya. Pemahaman yang harus dijadikan concern adalah kecantikan itu bukan dilihat dari warna kulit wajah, kecantikan itu adalah kesehatan tanpa melihat gender. Pemerintah juga sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) 21 tahun 2019 tentang rencana aksi nasional pengurangan dan penghapusan merkuri di berbagai sektor kehidupan. Perpres ini mengamanatkan sinergisme kolaborasi lintas sektor dalam penghapusan kosmetik bermerkuri dan mencari alternatif pengganti merkuri. Badan POM juga terus melakukan edukasi ke masyarakat tentang bahaya merkuri, mengedukasi pelaku usaha agar tidak menggunakan bahan baku merkuri di produk kosmetiknya agar bisa didaftarkan produk kosmetiknya di Badan POM, meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap produk kosmetik bermerkuri yang beredar di pasaran.


Dra. Reri Indriani, Apt,.M.Si (Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik) ~


Cantik = putih >> mitos. Akibat masuknya budaya barat, sehingga ada kesempatan dari pelaku usaha yang menjual produk yang menjanjikan kulit putih. Media pun turut andil membentuk persepsi di masyarakat bahwa cantik itu harus putih (maraknya iklan dengan talent yang berkulit putih). Faktanya adalah kulit berwarna sawo matang khas Indonesia, itu sudah sesuai dengan kondisi alam. Kulit sawo matang itu memiliki proteksi lebih terhadap sinar matahari. 


Analisa Widyaningrum (Psikolog/ Influencer) ~

Peran keluarga sangat penting untuk menghindari insecurity terhadap stigma cantik itu harus berkulit putih. Justru orang tua sebagai orang terdekat kita harus membekali sejak dini bahwa apapun warna kulit anaknya adalah pemberian Tuhan yang wajib di syukuri, dijaga dan dirawat. Stigma ini bisa dibentengi dengan tiga hal:
1. Believe system yang datang dari keluarga harus kuat. Jangan membandingkan diri kita dengan orang lain, just embrace yourself with positivity mindset.
2. Knowledge, wawasan tentang produk kosmetik yang aman bagi kesehatan dan bebas merkuri.
3. Experience, jika sudah pernah merasakan pernah menggunakan produk kosmetik bermerkuri biasanya akan mengubah stigma perempuan cantik itu tidak harus putih instan


dr. Listya Paramita Sp.KK (Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin) ~
Kulit manusia itu terbagi menjadi 6 tipe kulit dari mulai yang paling terang sampai paling gelap. Yang membuat perbedaan itu adalah faktor genetik yang menentukan pigmentasi dan tidak bisa diubah karena karunia Tuhan. Kulit sawo matang itu cenderung minim resiko kanker karena memiliki lebih banyak melanin dibandingkan dengan kulit yang berwarna putih.

SHOW UP YOUR SKIN TONE UP

You are beautiful
No matter what they say
Words can't bring you down
Oh no
You are beautiful
In every single way
Yes words can't bring you down
Oh no
So don't you bring me down today
(Beautiful - Christina Aguilera)



Everyone has their insecurity, but don't comparing our self with each other. Bersyukurlah terhadap warna kulit yang diberikan Tuhan kepada kita karena memang sudah sesuai dengan kondisi negara tropis yang kita huni. Trend kosmetik pun sekarang sudah cenderung eksplore perempuan dengan kulit sawo matang dan pelan-pelan mulai menghilangkan stigma bahwa cantik itu tidak harus putih. Justru kita harus berbangga memiliki warna kulit sawo matang khas Indonesia. Karena jodoh itu tidak ditentukan warna kulit sist

Nia Ramadhani can relate sih ~  Jangan abisin duit di baju. Abisin duit di perawatan muka sama badan. Muka itu di rawat bukan di edit. Makanya invest-lah di muka sama badan  

BEAUTY INSIDE, BEAUTY OUTSIDE



Kita harus cerdas menggunakan produk kosmetik apalagi saat ini banyak sekali platform di social media mengenai edukasi penggunaan kosmetik. Cek produk-produk yang terkandung dalam kosmetik tersebut. Brand lokal sekarang pun banyak sekarang yang mengandung bahan alami, natural dan aman digunakan. Yang pasti ketika kita ingin membeli produk kosmetik kita harus melakukan pengecekan secara mandiri dengan metode CEK KLIK ~ Cek Kemasan, Cek Label, Cek Ijin Edar dan Cek Kadaluarsa. Pastikan kemasan tidak rusak dan bocor. Ada label yang berisi informasi tentang ingredients, diproduksi oleh siapa. Cek ijin edar, ada NA. Cek barcode. Apabila ada keluhan tentang produk kosmetik yang digunakan bisa juga konfirm di Halo BPOM 15000533

Cek Kosmetikmu yuk sist https://cekbpom.pom.go.id/

Coco Chanel said

"Beauty begins the moment you decided to be yourself"

Dear sister onlineku, please be your own kind beauty. yuk mulai tinggalkan produk kosmetik bermerkuri, be positive, and spread love to other.


1 komentar:

  1. Postingan yang positif banget. Hal ini perlu banget di bikin aware ke orang orang. Cantik bukan sekedar putih, tapi juga kecantikan dari dalam.

    Aku pribadi juga sering bilang ke pasangan, cantik bukan sekedar betapa putih kulitmu, tapi tentang seberapa bangga kamu dengan apa yang kamu miliki

    BalasHapus