Sabtu, 09 Januari 2021

Tetesan ASI pertamaku dengan MOOIMOM Silicone Breast Pump

Dear mami onlineku


Aku mau sedikit cerita tentang pengalamanku jadi ibu baru. Alhamdulilah tepat di penutup tahun tanggal 31 Desember 2020 jam 01.35 lahir anak laki-laki pertama aku dengan persalinan normal dengan berat 3.5 kg dan panjang 50 cm. Kuberi dia nama RIZWAN ZAINERDEM TANUWIJAYA. 

Rizwan dari bahasa arab memiliki makna keinginan yang baik. Rizwan, Ia adalah orang yang setia, welas asih, dan penyayang. Ia menyukai tantangan dan memiliki kepribadian yang luwes. Ia ingin hidup dalam damai dan menginginkan kesepadanan intelektual dengan pasangannya. Zainerdem gabungan dari zain (bahasa arab) dan erdem (bahasa turki). Zain memiliki makna baik, bagus. Bisa juga di artikan dengan anak laki-laki yang tampan mempunyai kepribadian ekspansif, visioner, petualang, menggunakan kebebasan dengan cara konstruktif. Erdem memiliki makna kebajikan. mempunyai kepribadian peduli sesama, dermawan, tidak mementingkan diri sendiri, patuh terhadap kewajiban, ekspresi kreatif. Tanuwijaya yaa dari nama papinya hehehe harapannya semoga selalu sukses dan berjaya.

Dibalik sukacitaku menyambut anggota baru di keluarga kecil kami, ada sedikit rasa kesedihan dan penyesalan. ASI ku ga bisa keluar dan meskipun payudaraku termasuk besar, aku ga punya puting. Ini juga karena kesalahanku sih. Sewaktu hamil usia 6-8 bulan aku males banget kan pakai bra. Nah karena pada saat itu masih tinggal bareng mertua, dan aku ga enak sama bapak mertua aku kan kalo di rumah ga pake bra, akhirnya aku pakai penutup puting yang akhirnya menyebabkan puting aku rata ga ada sama sekali. Begitu lahiran aku ga bisa langsung menyusui anakku karena ASI nya ga keluar hampir 4 hari!


Berbagai cara sudah aku lakukan mulai dari makan sayuran terutama daun katuk dan daun sawi, minum asi booster, minum jamu sampai aku pancing dengan pompa ASI menggunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump. Perjuanganku untuk mengASIhi tetesan demi tetesan ASI untuk anakku berhasil. Alhamdulilah. Awalnya cuma setetes doang dan akhirnya sampai di hari ke 8 aku bisa menghasilkan 30 ml sekali pumping. Bahagyaaaaa rasanya aku bisa mengASIhi anakku.

Btw mami onlineku, MOOIMOM Silicone Breast Pump ini sumpah membantu aku banget pumping ASI. Yang awalnya ASI keluar seencrit doang bener-bener cuma setetes sekarang produksi ASI nya berangsur angsur banyak sekali pumping. Terus belum lagi drama mak mak anyaran yaitu puting lecet dan pecah. Astaga itu rasanyaaaaa aahhh mantap. Karena kan seperti diawal aku cerita puting aku itu rata menyebabkan anakku membentuk sendiri putingnya, dan akhirnya timbul tragedi puting berdarah! Dua-duanya lagi! Nah MOOIMOM Silicone Breast Pump ini membantu banget untuk mewadahi ASI ku yang sangat berharga (dapetinnya susah bosque) untuk mempermudah proses menyusui anakku. 

Oh iyaa tadi aku kan cerita yaa puting aku lecet, pecah dan luka. Aku sempet hampir sehari gitu ga mengASIhi anakku, akhirnya dia rewel nangis minta nenen kan. Aku bingung. Kalau aku nenenin langsung nanti putingnya berdarah lagi. Kalau aku pumping takut kan makin perih lukanya makin gede. Tapi akhirnya aku beraniin diri pumping pakai MOOIMOM Silicone Breast Pump dan ternyata yang aku takutkan ga terjadi. Daya hisap dari MOOIMOM Silicone Breast Pump ini sangat nyaman dan tidak memberikan rasa sakit sama sekali sewatu pumping padahal puting aku lagi luka. 

Nah selain pengalaman mengASIhi ku tadi, ada banyak sekali alasan kenapa mami onlineku wajib menggunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump ini selama proses mengASIhi
1. 100% food grade silicone, tidak mengandung BPA, PVC dan Phthalate
2. Dapat dibawa berpergian, mudah disimpan, tidak repot, tidak menggunakan listrik dan tidak memakan banyak tempat.
Misal kita direct breastfeeding di payudara kanan nah kita bisa gunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump untuk payudara di sebelah kiri. Sayang kan kalo ASI nya netes-netes
3. Desainnya yang kecil dan sederhana membuat proses menyusui menjadi lebih mudah dan praktis. Pump ASI yang travel friendly banget
4. Tidak akan menimbulkan iritasi, aku buktikan sendiri ketika putingku lecet, daya hisap pump nya ga membuat luka di puting semakin melebar
5. Desain mulut silikon yang ergonomis, sesuai untuk berbagai bentuk payudara
6. Desain bagian bawah silikon yang bisa menempel di bidang datar, tidak mudah tumpah dan dilengkapi dengan penutup

Cara merawat MOOIMOM Silicone Breast Pump versi aku no ribet no alemong
1. Cuci seperti biasa aja siliconnya
2. Kalau punya sterilizer bisa pakai sterilizer. Tapi kalau ga punya bisa di masukkan ke dalam air panas. Tunggu selitar 5 menit. Udah gitu doang terus MOOIMOM Silicone Breast Pump nya bisa langsung digunakan

Detail MOOIMOM Silicone Breast Pump
Tinggi Silicone : 15.5 cm
Diameter Mulut Silicone : 8.5 cm
Daya tampung : 120 ml
Harga Rp 149.000

More info
Website www.mooimom.co.id
Facebook fanpage https://www.facebook.com/mooimomid
Instagram https://www.instagram.com/mooimom.id

Jangan lupa pakai kode BLOGCYNTIA10 untuk dapatkan diskon maksimal 30.000 dengan minimum purchase 300.000 di @mooimom.id yaaa

Mungkin segini dulu cerita pengalaman mak mak anyaranku semoga bermanfaat dan semangat mengASIhi yaa mami onlineku 






Senin, 04 Januari 2021

Sambut 2021, UMKM Naik Kelas Bersama dengan Kementriaan Koperasi dan UMKM

 Dear Sister and Brader Onlineku

Semoga informasi ini tidak putus di kamu yaa. Karena beberapa waktu lalu aku mengikuti webinar bersama dengan Kementriaan Koperasi dan UMKM dengan tema "Menuju Koperasi Modern, UMKM Naik Kelas, dan Wirausaha Produktif" Webinar ini berlangsung pada Selasa, 29 Desember 2020 pukul 09.00 - selesai dan bisa di saksikan live di Youtube KemenkopUKM. Bapak Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UMKM hadir untuk memberikan penjelasan mengenai refleksi kinerja Kementriaan Koperasi dan UMKM selama 2020 dan harapan baru di 2021.


Sebagai pelaku UMKM dan pengusaha ala-ala yang baru merintis, informasi yang diberikan pada webinar ini menurutku sangat bermanfaat dan informatif. Apalagi dengan tuntutan ekonomi di masa pandemi ini, hadduuuuhhhh pusing pala berbi. Banyak sekali tantangan, halangan, rintangan menghadang. Belum lagi kurangnya suntikan modal. Banyak pengusaha gulung tikar tapi UMKM masi bertahan sesuai kemampuan. Maka dari itu aku rangkum sedikit banyak hasil dari webinar kemarin agar jadi langkah nyata dan konkrit pemerintah untuk memperkuat sektor ekonomi di masa pandemi dengan UMKM naik kelas

Mari flashback di 2020 dimana pada bulan April 2020 terjadi PSBB total di beberapa wilayah Indonesia yang menyebabkan ekonomi sempat lumpuh, banyak mall ditutup, usaha gulung tikar, karyawan di rumahkan atau tidak dibayar, dan banyak sekali kompleksitas masalah yang terjadi. Yang akhirnya merubah pola perilaku kehidupan dan ekonomi yang terjadi di masyarakat. Awalnya tidak berjualan, karena di rumahkan, orang tersebut akhirnya berubah menjadi pedagang, Awalnya pengusaha hanya berjualan offline akhirnya sekarang go online. Maka terjadilah adaptasi kebiasaan baru yang juga merubah kebijakan pemerintah terhadap UMKM agar go online dan naik kelas agar tetap bisa menjaga kestabilan ekonomi dengan adanya UU Cipta Kerja

Banyak kebijakan ekonomi yang dibuat pemerintah untuk mendukung UMKM dan Koperasi agar tetap bertahan di masa pandemi ini. Stimulus sebesar 123,46 Triliun Rupiah digelontorkan untuk menjalankan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Kementriaan Koperasi dan UMKM. Ada juga Bantuan Presiden (BanPres) produktif untuk Usaha Mikro kepada 12 juta pelaku usaha mikro berupa modal kerja sebesar Rp 2,4 juta per orang telah tersalurkan 100% serta KUR Super Mikro untuk plafon di bawah Rp 10 juta dengan bunga rendah.

Beberapa kebutuhan UMKM saat pandemi :

1. Keuangan

2. Pendampingan dan Konsultasi Bisnis

3. Alat Produksi


Kebutuhan UMKM saat pemulihan di 2021:

1. Keuangan

2. Pendampingan dan Konsultasi Bisnis

3. Perizinan dan Regulasi Bisnis

 

 Ada 4 pilar yang menjadi terobosan yang dilakukan Kementriaan Koperasi dan UMKM agar mampu beradaptasi dan bertransformasi di 2021

1.  Koperasi Modern

2. Usaha Mikro (Sektor Informal ke Formal)

3. UKM masuk ke rantai pasok

4. Transformasi Wirausaha Produktif

Di 2021 adapun stratetgi yang akan di jalankan Kementriaan Koperasi dan UMKM :

1. Kontribusi terhadap PDB 

2. Kontrisbusi Ekspor UMKM

3. Start Up berbasis inovasi dan teknologi

4. Koperasi modern berbasis digital 

5. UMKM Naik Kelas

6. Rasio Kewirausahaan


Pemulihan ekonomi harus dilakukan dengan optimis. Seluruh jajaran pemerintah dan Kementriaan, seluruh lapisan masyarakat harus bahu membahu bersinergi agar pemuliahn ekonomi cepat dan tepat. Bukan hal mudah tapi bukan juga tidak mungkin. Kita mampu bangkit menyambut 2021 dengan semangat gotong royong bahu membahu satu sama lain agar UMKM bisa naik kelas, agar UMKM bisa go online, agar hidup yang lebih baik di 2021