Senin, 04 Januari 2021

Sambut 2021, UMKM Naik Kelas Bersama dengan Kementriaan Koperasi dan UMKM

 Dear Sister and Brader Onlineku

Semoga informasi ini tidak putus di kamu yaa. Karena beberapa waktu lalu aku mengikuti webinar bersama dengan Kementriaan Koperasi dan UMKM dengan tema "Menuju Koperasi Modern, UMKM Naik Kelas, dan Wirausaha Produktif" Webinar ini berlangsung pada Selasa, 29 Desember 2020 pukul 09.00 - selesai dan bisa di saksikan live di Youtube KemenkopUKM. Bapak Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UMKM hadir untuk memberikan penjelasan mengenai refleksi kinerja Kementriaan Koperasi dan UMKM selama 2020 dan harapan baru di 2021.


Sebagai pelaku UMKM dan pengusaha ala-ala yang baru merintis, informasi yang diberikan pada webinar ini menurutku sangat bermanfaat dan informatif. Apalagi dengan tuntutan ekonomi di masa pandemi ini, hadduuuuhhhh pusing pala berbi. Banyak sekali tantangan, halangan, rintangan menghadang. Belum lagi kurangnya suntikan modal. Banyak pengusaha gulung tikar tapi UMKM masi bertahan sesuai kemampuan. Maka dari itu aku rangkum sedikit banyak hasil dari webinar kemarin agar jadi langkah nyata dan konkrit pemerintah untuk memperkuat sektor ekonomi di masa pandemi dengan UMKM naik kelas

Mari flashback di 2020 dimana pada bulan April 2020 terjadi PSBB total di beberapa wilayah Indonesia yang menyebabkan ekonomi sempat lumpuh, banyak mall ditutup, usaha gulung tikar, karyawan di rumahkan atau tidak dibayar, dan banyak sekali kompleksitas masalah yang terjadi. Yang akhirnya merubah pola perilaku kehidupan dan ekonomi yang terjadi di masyarakat. Awalnya tidak berjualan, karena di rumahkan, orang tersebut akhirnya berubah menjadi pedagang, Awalnya pengusaha hanya berjualan offline akhirnya sekarang go online. Maka terjadilah adaptasi kebiasaan baru yang juga merubah kebijakan pemerintah terhadap UMKM agar go online dan naik kelas agar tetap bisa menjaga kestabilan ekonomi dengan adanya UU Cipta Kerja

Banyak kebijakan ekonomi yang dibuat pemerintah untuk mendukung UMKM dan Koperasi agar tetap bertahan di masa pandemi ini. Stimulus sebesar 123,46 Triliun Rupiah digelontorkan untuk menjalankan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Kementriaan Koperasi dan UMKM. Ada juga Bantuan Presiden (BanPres) produktif untuk Usaha Mikro kepada 12 juta pelaku usaha mikro berupa modal kerja sebesar Rp 2,4 juta per orang telah tersalurkan 100% serta KUR Super Mikro untuk plafon di bawah Rp 10 juta dengan bunga rendah.

Beberapa kebutuhan UMKM saat pandemi :

1. Keuangan

2. Pendampingan dan Konsultasi Bisnis

3. Alat Produksi


Kebutuhan UMKM saat pemulihan di 2021:

1. Keuangan

2. Pendampingan dan Konsultasi Bisnis

3. Perizinan dan Regulasi Bisnis

 

 Ada 4 pilar yang menjadi terobosan yang dilakukan Kementriaan Koperasi dan UMKM agar mampu beradaptasi dan bertransformasi di 2021

1.  Koperasi Modern

2. Usaha Mikro (Sektor Informal ke Formal)

3. UKM masuk ke rantai pasok

4. Transformasi Wirausaha Produktif

Di 2021 adapun stratetgi yang akan di jalankan Kementriaan Koperasi dan UMKM :

1. Kontribusi terhadap PDB 

2. Kontrisbusi Ekspor UMKM

3. Start Up berbasis inovasi dan teknologi

4. Koperasi modern berbasis digital 

5. UMKM Naik Kelas

6. Rasio Kewirausahaan


Pemulihan ekonomi harus dilakukan dengan optimis. Seluruh jajaran pemerintah dan Kementriaan, seluruh lapisan masyarakat harus bahu membahu bersinergi agar pemuliahn ekonomi cepat dan tepat. Bukan hal mudah tapi bukan juga tidak mungkin. Kita mampu bangkit menyambut 2021 dengan semangat gotong royong bahu membahu satu sama lain agar UMKM bisa naik kelas, agar UMKM bisa go online, agar hidup yang lebih baik di 2021

Tidak ada komentar:

Posting Komentar